Kamis, 22 November 2012

Jus Pinang Muda

JUS PINANG MUDA EXTRA MADU

Apakah jus pinang muda extra madu?
                Jus pinang muda extra madu merupakan minuman kesehatan yang terbuat dari bahan – bahan alami yang diambil dari kekayaan alam indonesia, dengan memadukan tiga jenis bahan yang berkualitas dan sangat bermanfaat bagi kesehatan, ketiga bahan tersebut adalah  biji pinang muda, mengkudu (pace) dan madu, yang diracik oleh pakar minuman kesehatan yang sudah berpengalaman, melalui proses yang sangat higienis sesuai dengan aturan cara pembuatan minuman dan jamu yang tepat, sehingga menghasilkan sebuah minuman herbal yang sangat  banyak manfaatnya bagi kesehatan tubuh dan juga memiliki rasa yang lezat dan tekstur yang lembut.


Apa saja manfaat dari ketiga bahan tsb?
                Sebelum kita membahas manfaat dari kombinasi ketiga bahan diatas ( biji pinang muda, mengkudu (pace) dan madu )  mari kita lihat terlebih dahulu unsur apa saja yang terkandung pada ketiga bahan tersebut.
- Kandungan yang terdapat pada biji pinang muda
 Biji buah pinang mengandung alkaloid, seperti arekolin (C8 H13 NO2), arekolidine, arekain, guvakolin, guvasine dan isoguvasine, tanin terkondensasi, tannin terhidrolisis, flavan, senyawa fenolik, asam galat, getah, lignin, minyak menguap dan tidak menguap, serta garam .
Nonaka (1989) menyebutkan bahwa biji buah pinang mengandung proantosianidin, yaitu suatu tannin terkondensasi yang termasuk dalam golongan flavonoid. Proantosianidin mempunyai efek   antibakteri,  antivirus, antikarsinogenik, anti-inflamasi, anti-alergi, danvasodilata .
Kutipan ; Nonaka (1989),; wang et al,(1996),;Fine, (2000)


 - Kandungan yang  terdapat pada mengkudu (pace)
Senyawa-senyawaTerpenoid
Senyawa terpenoid adalah senyawa hidrokarbon isometrik yang juga terdapat pada lemak/minyak esensial (essential oils), yaitu sejenis lemak yang sangat penting bagi tubuh. Zat-zat terpen membantu tubuh dalam proses sintesa organik dan pemulihan sel-sel tubuh.
Zat anti bakteri
Acubin, L. asperuloside, alizarin dan beberapa zat antraquinon telah terbukti sebagai zat anti bakteri. Zat­-zat yang terdapat di dalam buah mengkudu telah terbukti menunjukkan kekuatan melawan golongan bakteri infeksi: Pseudonzonas aeruginosa, Proteus morganii, Staphylo­coccus aureus, Bacillus subtilis dan Escherichia coli.
Pengujian selanjutnya menunjukkan bahwa kegiatan zat anti-bakteri dalam buah mengkudu dapat mengontrol dua golongan bakteri yang mematikan (pathogen), yaitu: Salmonella dan Shigella. Penemuan zat-zat anti bakteri dalam sari buah mengkudu mendukung kegunaan nya untuk merawat penyakit infeksi kulit, pilek, demam dan berbagai masalah kesehatan yang disebabkan oleh bakteri.
Asam
Asam askorbat yang ada di dalam buah mengkudu adalah sumber vitamin C yang luar biasa. Vitamin C merupakan salah satu antioksidan yang hebat. Antioksidan bermanfaat untuk menetralisir radikal bebas (partikel-partikel berbahaya yang terbentuk sebagai basil samping proses metabolisme, yang dapat merusak materi genetik dan merusak sistem kekebalan tubuh). Asam kaproat, asam kaprilat dan asam kaprik termasuk golongan asam lemak. Asam kaproat dan asam kaprik inilah yang menyebabkan bau busuk yang tajam pada buah mengkudu.
Nutrisi
Secara keseluruhan mengkudu merupakan bahan makanan yang bergizi lengkap. Sebagian besar adat budaya Polinesia masa lampau maupun sekarang, menggunakan buah mengkudu sebagai makanan utama. Penduduk asli kepulauan Pasifik Selatan mengkonsumsi buah mengkudu untuk dapat bertahan hidup pada waktu kelaparan. Demikian pula, para prajurit yang menetap di kepulauan Polinesia selama perang dunia II dianjurkan untuk mengkonsumsi buah mengkudu untuk menambah kekuatan dan tenaga. Zat-zat nutrisi yang dibutuhkan tubuh antara lain: karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral-mineral esensial juga tersedia dalam buah maupun daun mengkudu. Selenium adalah salah satu contoh mineral yang banyak terdapat pada mengkudu dan merupakan  antioksidan yang hebat.
Scopoletin
Pada tahun 1993, peneliti universitas Hawaii berhasil memisahkan zat-zat scopoletin dari buah mengkudu. Zat­-zat scopoletin ini mempunyai khasiat pengobatan, dan sebagai tambahan para ahli percaya bahwa scopoletin adalah salah satu di antara zat-zat yang terdapat dalam buah mengkudu yang dapat mengikat serotonin, salah satu zat kimiawi penting di dalam tubuh manusia. Scopoletin berfungsi memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan dan melancarkan peredaran darah. Selain itu scopoletin juga telah terbukti dapat membunuh beberapa tipe bakteri, bersifat fungisida (pembunuh jamur) terhadap Pythium, sp dan juga bersifat anti-peradangan dan anti-alergi.
Zat anti kanker (Damnacanthal)
Beberapa penelitian terbaru tentang mengkudu dilakukan  untuk mengetahui kandungan zat-zat anti­kanker (damnacanthal ). Empat ilmuwan Jepang berhasil menemukan zat anti kanker pada ekstrak mengkudu ketika mereka sedang mencari zat-zat yang dapat merangsang pertumbuhan struktur normal dari sel­sel abnormal K-ras-NRK (sel pra kanker) pada 500 jenis ekstrak tumbuhan, Ternyata zat anti kanker pada mengkudu paling efektif melawan sel-sel abnormal.

Xeronin dan Proxeronin
Salah satu alkaloid penting yang terdapat dalam buah mengkudu adalah xeronine. Xeronine dihasilkan juga oleh tubuh manusia dalam jumlah terbatas yang berfungsi untuk mengaktifkan enzim-enzim dan mengatur fungsi protein di dalam sel.
Xeronine ditemukan pertama kali oleh Dr. Ralph Heinicke (ahli biokimia). Walaupun buah mengkudu hanya mengandung sedikit xeronine, tetapi mengandung bahan-­bahan pembentuk (prekursor) xeronine, yaitu proxeronine dalam jumlah besar.
Proxeronine adalah sejenis asam koloid yang tidak mengandung gula, asam amino atau asam nukleat seperti koloid-koloid lainnya dengan bobot molekul relatif besar, lebih dari 16,000. Apabila kita mengkonsumsi proxeronine maka kadar xeronine di dalam tubuh akan meningkat. Di dalam tubuh manusia (usus) enzim proxeronase dan zat­-zat lain akan mengubah proxeronine menjadi xeronine. Fungsi utama xeronine adalah mengatur bentuk dan rigiditas (kekerasan) protein-protein spesifik yang terdapat di dalam sel. Hal ini penting mengingat bila protein-protein tersebut berfungsi abnormal maka tubuh kita akan mengalami gangguan  kesehatan.
Secara keseluruhan mengkudu merupakan bahan makanan yang bergizi lengkap. Sebagian besar adat budaya Polinesia masa lampau maupun sekarang, menggunakan buah mengkudu sebagai makanan utama. Penduduk asli kepulauan Pasifik Selatan mengkonsumsi buah mengkudu untuk dapat bertahan hidup pada waktu kelaparan. Demikian pula, para prajurit yang menetap di kepulauan Polinesia selama perang dunia II dianjurkan untuk mengkonsumsi buah mengkudu untuk menambah kekuatan dan tenaga.
Kutipan ; dr. Ralph Heinnide (1972),; cancer letter (19930), Keio University, Institute of Biomedical Sciences,; Proc, West Pharmacology Society Journal (Vol 37, 1994)

 - Kandungan yang terdapat pada madu
Zat-zat yang terkandung dalam madu:
  • Madu memiliki komponen kimia yang memiliki efek koligemik yaitu asetilkolin yang berfungsi untuk melancarkan peredaran darah dan mengurangi tekanan darah. Gula yang terdapat dalam madu akan terserap langsung oleh darah sehingga menghasilkan energi lebih cepat bila dibandingkan dengan gula biasa.
  • Madu mengandung komponen lain seperti tepung sari dan berbagai enzim pencernaan.
  • Madu mengandung berbagai vitamin seperti vitamin A, B1, B2, mineral seperti kalsium, natrium, kalium, magnesium, besi, juga garam iodine bahkan radium.
  • Madu mengandung antibiotik dan berbagai asam organic seperti asam malat, tartarat, sitrat, laklat dan oksalat yang mampu melawan penyakit.
  • Madu terkandung zat anti mikrobial yang dapat menghambat penyakit.
  • Madu mengandung glukosa (dekstrosa) dan fruktosa (levulosa) dalam jumlah yang tinggi. kadar dekstrosa dan levulosa yang tinggi mudah diserap oleh usus bersama zat-zat organic lain, sehingga sebagai stimulant bagi pencernaan dan memperbaiki nafsu makan.
Kutipan : Perez,dkk (2006),; Buratti, dkk (2007),; Al-Waili, dkk (2006),; Moolenar, dkk (2006)

MANFAAT JUS PINANG MUDA EXTRA MADU                     
  • Meningkatkan stamina dan vitalitas.
  • Mengobati impoten/ lemah syahwat.
  • Meningkatkan daya tahan tubuh ( antioksidan ).
  • Membantu dalam proses sintesis organic dan pemulihan sel-sel tubuh.
  • Meningkatkan metabolisme dalam tubuh.
  • Menormalkan tekanan darah.
  • Mengaktifkan protein-protein yang tidak aktif, mengatur struktur dan bentuk sel yang aktif.
  • Mencegah terjadinya infeksi kandung kemih.
  • Menurunkan kadar kolestrol dalam darah.
  • Menyembuhkan pilek, batuk dan membersihkan sinus.
  • Memperbaiki struktur sperma bagi pria, dan menyuburkan bagi kaum wanita.
  • Membersihkan perut sehingga dapat mengobati sakit perut, dan dapat mengurangi gas dalam lambung dengan menetralkan asam lambung.
  • Mengembalikan kondisi rahim setelah persalinan.
  • Mengatur siklus haid dan suasana hati.
  • Mencegah terjadinya radang sendi (osteoartritis).
  • Menghambat pertumbuhan sel – sel kanker.
  • Menjaga kestabilan  kerja jantung.
  • Membantu pembentukan sel darah merah dan membantu peredaran darah serta menjaga pembuluh darah kaviler dari peradangan.
  • Anti bakteri dan anti infeksi.
  • Anti-alergi.